Perlambat Pertumbuhan Uban

sayuran segar berdaun hijau, tomat, kembang kol, sereal, yoghurt, pisang, telur, makanan laut, kedelai dan biji-bijian.

Dimana Aku Disini-Naif


Bilakah engkau mengerti
Semua yg ada di hatiku ini
Ku hanya ingin dekatmu
Namun kau selalu menyadarkan aku
Bukan engkau
Kau yg selalu bilang, selalu bilang
Tuk tetap aku di sini
Takkan berarti
Bahwa yg kau bilang, yg kau bilang
Kita saling memiliki
Dimana aku di sini
Dimana aku di sini
Dimana aku di sini
Pernahkah engkau sadari
Bahwa kau selalu menyadarkan aku
Bukan engkau

Jangan sembarangan minum antibiotik

     Penggunaan antibiotik oleh pasien tidak boleh sembarangan, apalagi jika digunakan tanpa resep dokter. Pasien harus memperhatikan waktu, frekuensi dan lama pemberian sesuai rejimen terapi yang diberikan oleh dokter. Penggunaan antibiotik yang tidak perlu atau berlebihan mendorong berkembangnya resistensi dan multipel resisten terhadap bakteri tertentu yang akan menyebar melalui infeksi silang. Terdapat hubungan antara penggunaan (atau kesalahan penggunaan) antibiotik dengan timbulnya resistensi bakteri penyebab infeksi nosokomial. Resistensi tidak dapat dihilangkan, tetapi dapat diperlambat melalui penggunaan antibiotik yang bijak. Dalam penghentian penggunaan antibiotik pada seorang pasien tidak boleh dilakukan tanpa sepengatahuan dokter atau apoteker (harus diminum sampai habis kecuali terjadi reaksi yang tidak diinginkan). Jangan segan untuk bertanya kepada dokter atau apoteker anda ketika mengkonsumsi antibiotik.

Menatap kegagalan

  Ambisi, cita, dan harapan adalah milik manusia, yang bervariasi mulai dari bentuk yang sederhana sampai yang paling "wah!" Ada yang mengantungkan cita-citanya setinggi bintang di langit, dan ada pula yang cuma setinggi pohon kencur di pekarangan rumah. Mungkin harapan yang tertanam hanya seluas pelukan tangan, tapi mungkin pula sepelukan gunung mahameru. Ada yang berambisi menjadi pimpinan kaliber dunia, dan ada pula yang cuma ingin mencapai pangkat ketua erte saja.
  Kemungkinan untuk gagal selalu ada, seperti juga kemungkinan munculnya sukses. Usaha yang kau lakukan selalu menjanjikan dua alternatif, sukses atau gagal. Biasanya kegagalan mengundang rasa kecewa, frustasi. Nah, besar kecilnya kekecewaan yang kau alami banyak tergantung pada besar kecilnya harapan yang tertanam, tinggi rendahnya cita, dan tingkat ambisi yang memenuhi dadamu. Dan bicara tentang frustasi , ambang rasa ini berbeda pada setiap orang, yang juga di pengaruhi oleh besar kecilnya 'nyali' seseorang.
  Satu hal yang jelas dan harus kau camkan adalah, bahwa kegagalan itu perlu ditatap, jangan dihindarkan atau di coba sembunyikan. Tataplah dia, kalau kau memang ingin sukses dan mampu memetik buah dari pengalamanmu. Kau masih ingat pepatah, " pengalaman adalah guru yang terbaik"? Nah, ungkapan itulah yang paling tepat direnung dan di resapkan dalam-dalam. Menatap kegagalan dan menyimaknya dengan teliti akan membawamu kepada fakta yang membeberkan penyebab kegagalanmu. Dan kalau kau mampu menjadikannya pengalaman berharga, kau pun tak perlu meniru keledai yang terpaksa terantuk pada batu yang sama.